Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumInfrastrukturbravo faskel teknik
bravo faskel teknik 
m.ramadhansyah dhan, 12 Januari 2011, jam 20:40:49
ke depan mulai berlaku wajib komposisi faskel teknik di perbanyak dengan cakupan adalah :

1. wilayah kel. reguler komposisi 5 : 9 dengan syarat 2 faskel teknik
2. wilayah kel. penguatan komposisi 3 :9 dengan syarat 1 faskel teknik

artinya ke depan faskel teknik menjadi ujung tobak semua kegiatan PNPM MP bukan yang masih ada saat ini dalam satu Tim yang dampingannya diatas 5 dan kurang dari 9 kebanyakan faskel teknik 1 sedangkan CD 2manis kan?...manis kan?...manis kan?...manis kan?...manis kan?...

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: bravo faskel teknik
alidin -, 27 Februari 2011, jam 12:58:57
tuk kawan " teknik PNPM-MP
salam dari alidin... teknik dari makasar

semoga dengan bertambahnya faskel teknik... kegiatan infrastruktur lebih meminimalisir kasalahan yang terjadi dilapangan... khususnya kesalahan yang sifatnya teknis yang benar" tanggung jawab teknih...

selamat semoga kita bisa sukses semua..
Tanggapan 2
 
Re: bravo faskel teknik
suhens, 7 April 2011, jam 17:17:51
semoga dengan bertambahnya faskel teknik... kegiatan infrastruktur lebih meminimalisir kasalahan yang terjadi dilapangan... khususnya kesalahan yang sifatnya teknis yang benar" tanggung jawab teknih...
Tanggapan 3
 
Re: bravo faskel teknik
master blower, 8 April 2011, jam 12:32:35
tapi masalahnya di mataram masih ada fastek yang kinerja buruk masih dipertahankan ya ??????? apa yang menseleksi takut sama sama orang yang berkuasa yageerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...
Tanggapan 4
 
Re: bravo faskel teknik
sugeng riyadi, 26 Juli 2011, jam 14:59:52
salam infra's
seberat apapun tanggungjawab qta,hrs qta kerjakan,dimhn kpd usk lain mengerti hal tersebut, dan membantu secara maksimal
Tanggapan 5
 
Re: bravo faskel teknik
www.pnpmmuntok.blogspot.com, 26 Juli 2011, jam 18:51:10
@m.ramadhansyah dhan :

Tidak perlu diperdebatkan siapa yang menjadi ujung tombak. Toh jika merasa sebagai faskel sejati malah lebih menjadi ujung tombak tapi "UJUNG TOMBOK".

Semua faskel punya peranan yang sama pentingnya. Tidak memandang itu Faskel Teknik, CD ataupun Ekonomi bahkan SF. Smua punya peranan. Bahkan Askot, Korkot sampai TA dan TL, terus diatas sono tuh, semua punya peranan sobatku.

Tidak jarang, rekan faskel yang bukan dalam posisinya sebagai Faskel Teknik bisa menjadi pendamping teknik kok sob. Dan hasilnya tidak kalah dengan faskel teknik ("mengutip tanggapan kok ada yang masih dipertahankan jika kinerjanya kurang baik"). Contoh paling konkret mungkin sobat bisa menanyakan kepada rekan-rekan Faskel sob.

Artinya, bukan siapa yang menjadi ujung tombak, namun seberapa besar peranan kita dalam menjalin ukhuwah dan memaksimalkan potensi yang ada, baik pada diri kita maupun di masyarakat. Begini0begini saya juga pernah menjadi faskel teknik lho sob. Tapi saya tidak merasa menjadi paling "penting" diantara teman-teman faskel lainnya sob...

So...jangan pernah hati kita menjadi takabur dengan posisi dan peran kita. Ingat, peranan kita dan keikhlasan kita akan mampu menghasilkan lebih dari hanya sebuah program PNPM ini sobatku...
Tanggapan 6
 
Re: bravo faskel teknik
teuku ramli, 28 Juli 2011, jam 10:48:42
Tidak perlu diperdebatkan siapa yang menjadi ujung tombak. Toh jika merasa sebagai faskel sejati malah lebih menjadi ujung tombak tapi "UJUNG TOMBOK".

Semua faskel punya peranan yang sama pentingnya. Tidak memandang itu Faskel Teknik, CD ataupun Ekonomi bahkan SF. Smua punya peranan. Bahkan Askot, Korkot sampai TA dan TL, terus diatas sono tuh, semua punya peranan sobatku.

Tidak jarang, rekan faskel yang bukan dalam posisinya sebagai Faskel Teknik bisa menjadi pendamping teknik kok sob. Dan hasilnya tidak kalah dengan faskel teknik ("mengutip tanggapan kok ada yang masih dipertahankan jika kinerjanya kurang baik"). Contoh paling konkret mungkin sobat bisa menanyakan kepada rekan-rekan Faskel sob.

Artinya, bukan siapa yang menjadi ujung tombak, namun seberapa besar peranan kita dalam menjalin ukhuwah dan memaksimalkan potensi yang ada, baik pada diri kita maupun di masyarakat. Begini0begini saya juga pernah menjadi faskel teknik lho sob. Tapi saya tidak merasa menjadi paling "penting" diantara teman-teman faskel lainnya sob...

So...jangan pernah hati kita menjadi takabur dengan posisi dan peran kita. Ingat, peranan kita dan keikhlasan kita akan mampu menghasilkan lebih dari hanya sebuah program PNPM ini sobatku...


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 5320, akses halaman: 6017,
pengunjung online: 5080, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank