Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumPemerhatiyuuk liat PPM nya..!
yuuk liat PPM nya..! 
benny , 3 Maret 2011, jam 6:49:12
Selamat Pagi P2KP'ers :

Ingin ngobrol2 neh dgn P2KP'ers di forum..

Gini, pernah ga ya kita membuka dan menyimak update laporan yang disajikan di halaman web kita ini khususnya "laporan PPM"...???

dari bulan ke bulan pengaduan yang masuk selalu bertambah, memang seh terkadang turun tp jarang terjadi, yg ada selalu naik, bila dilihat dari kacamata awam sprt saya ini berarti proses dalam pelaksanaan ada yg salah, betul tidak..??

Nah, dalam hal ini kita tdk perlu mencari siapa yg salah atau siapa yg benar...yg perlu dilihat kenapa itu bisa terjadi, apakah mungkin sosialisasinya kurang, apakah pelatihannya ada masalah, atau apa...??? nah

adakah kawan - kawan bisa memberikan pencerahan...manis kan?...


trim's


[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: yuuk liat PPM nya..!
c0mpibekas, 3 Maret 2011, jam 16:12:07
Jumlah pengaduan naik terus, ada yang salah? hayo apanya yang salah..?

Tapi ngomong-ngomong, jumlah pengaduan banyak tidak melulu negatif loh..

Ada bocorannya nih disini--> http://www.p2kp.org/forumdetil.asp?mid=43308&catid=8&
Tanggapan 2
 
Re: yuuk liat PPM nya..!
pengamat pengaduan, 18 April 2011, jam 13:44:15
Pengaduan boleh berkurang Pak, tapi kualitas perkara yang diadukan seharusnya juga berkurang.. dengan kata lain terjadi penurunan kuantitas dan kualitas.. Ini harus jalan bareng Pak.. kalau hanya satu pengaduan tapi nilainya ratusan juta tentu bukan kemajuan itu tapi kemunduran
Tanggapan 3
 
Re: yuuk liat PPM nya..!
ariek , 6 Mei 2011, jam 22:21:02
Pak Benny, boleh saya tau statistik dari tahun ke tahun atau per-semester?
Saya member baru nih...makasih sebelumnya
Tanggapan 4
 
Re: yuuk liat PPM nya..!
agus riyadi, 2 Oktober 2011, jam 19:21:24
Assalamualaikum Wr. Wb.

menambahkan pak, saya seorang yang deket sekali dengan fasilitator PNPM Mandiri Perkotaan, kalau saya lihat dengan apa yang terjadi sekarang "Apakah Itu Adil" terbesit dalam pikiran saya ketika suatu hari ada seorang fasilitator ditengah terik matahari datang ke BKM. Saya tanya mau minum kopi atau teh? air putih aja katanya, air putih di gelas yang lumayan besar itu habis seketika diminum oleh fasilitator, oh mungkin haus, itu yang ada dipikiran saya waktu itu. Singkat cerita setelah memeriksa berkas BKM dan arahan-arahannya terlihat jelas kalau fasilitator ini adalah orang pintar yang memahami substansi PNPM-MP dan tak kalah pintar dan cerdasnya ketika fasiliator itu presentasi di depan masyarakat kami yang disaksikan oleh Camat, Kepala Desa, Staff Desa dan Tokoh Masyarakat yang begitu lugas dan elegant, "luar biasa itu yang ada dibenak saya waktu itu". setelah presentasi selesai disela-sela waktu luang saya ngobrol banyak dengan fasilitator. dari sekian lama ngobrol panjang lebar begitu kagetnya ketika ia menceritakan sampai dengan detik ini gaji saya baru dibayar kurang dari setengahnya yang bulan Agustus. "Ini-kah penghargaan dari pemerintah yang katanya di urus oleh konsultan manajemen agar kinerjanya lebih baik karena Independensi yang di kedepankan agar tercapai hasil yang optimal, pikir saya waktu itu". pantesan waktu saya kasih minum air putih langsung habis jangan-jangan gak punya uang, untuk beli minum, kasihan sekali fasilitator ini. gak pikir panjang lebar langsung saya panggil istri saya agar masak, biar sebelum pulang fasilitator ini harus makan dulu.

Sudah gak ke hitung saya menggelangkan kepala, karena saking deketnya saya dengan fasilitator ini sudah saya anggap sodara, saya tahu keadaan fasilitator ini sebelumnya ketika gaji januari, pebruari terlambat di gaji bulan akhir Maret, ehm, mentang-mentang kerja di pemberdayaan orang miskin keadaannya pun seperti orang miskin, dalam benak saya.. sampai sekarang saya gak habis pikir kok bisa ya pemerintah kerjanya seperti ini, padahal jelas-jelas fasilitator ini sangat bermanfaat di mata masyarakat karena saya merasakan sendiri manfaatnya.

Bagi saya pribadi terkadang saya malu sendiri, kalau melihat fasilitator dengan kapasitasnya yang diatas rata-rata bentuk penghargaannya seperti ini, dibandingkan dengan pekerjaan saya di pemda yang begitu-begitu aja, jelas kalau yang honor dikantor saya pasti diangkat jadi PNS ya tinggal nunggu waktu aja. Tapi ini fasilitator ehm gak jelas kelihatan masa depannya, kasihan sekali tapi mungkin Allah punya rencana lain dibalik ini.

Bagi yang membaca tulisan ini, semoga yang bacanya pejabat NAN JAUH DISANA yang berkepentingan di program ini, inilah pak kenyataan pegawai bapak kata armada mah "mau dibawa kemana" ini tuh orang pak bukan hewan, kalau bapak merasa ini orang tolong dihargain layaknya orang. saya rasa bapak lebih tau daripada saya, kalau orang bekerja harus punya kejelasan kerja, kasihan.. saya rasa ini berlaku semuanya diseluruh Indonesia.

yang saya gak ngerti nich, kenapa ya di pemda begitu banyak orang yang kerja malahan gak efektif hampir disemua dinas tetapi ini dirasakan manfaatnya oleh masyarakat eh malah diperlakukan seperti ini. ini bukan dongeng ini kenyataan.

semoga jadi renungan dan direalisasikan demi kebaikan semuanya.

Wassalamualaikum Wr. Wb.


Agus Riyadi


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 10332, akses halaman: 10944,
pengunjung online: 13473, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank