Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumUrban PlannerND : SUBYEKTIF DAN POLITIS !
ND : SUBYEKTIF DAN POLITIS ! 
ahmad zaini alawi Indro , 10 Maret 2011, jam 12:40:16
Re: Pilot Project ND
ahmad zaini alawi, 19 April 2010, jam 0:12:50
APA YANG ANDA SAMPAIKAN MENGENAI URBAN PLANNER DIATAS TIDAK SESUAI DENGAN KENYATAAN YANG ADA. KAMI MENILAI BAHWA PENILAIAN BERDASARKAN 3 IDENTIFIKASI SERTA RANGKAIAN KESIAPAN2 TERSEBUT TIDAK DIPAKAI SAMA SEKALI. BUKTINYA : KAMI DARI BKM BINA MANDIRI SEJAHTERA KELURAHAN INDRO KECAMATAN KEBOMAS KABUPATEN GRESIK MENJADI USULAN NOMINATOR YANG MENDAPATKAN PROGRAM ND 2009 BERDASARKAN INFORMASI KORKOT DAN FASKEL. TERNYATA JENJANG DAN USULAN STRUKTURAL DI PNPM TIDAK JALAN. YANG MENGECEWAKAN, PROGRAM ND DIBERIKAN KEPADA BKM YANG TIDAK MASUK SEBAGAI SALAH SATU USULAN DARI KORKOT DAN FASKEL. KAMI BERHAK MENANYAKAN, JAWABAN KORKOT DAN FASKEL TIDAK MEMUASKAN. SAYA HANYA BISA MENGIRA2 BAHWA PENUNJUKKAN BKM PENERIMA PROGRAM ND ADA UNSUR SUBYEKTIFITAS-PROJEKTUAL POLITIS YANG MASSIF. KAMI MINTA PENJELASAN YANG KREDIBEL-ARGUMENTATIF-PROSEDURAL. BISAKAH KAMI MENDAPATKAN PENJELASAN ATAS NAMA HAK INFORMASI TRANSPARAN BERDASARKAN UNDANG-UNDANG INFORMASI. KAMI MASIH MENYIMPULKAN BAHWA PELAKSANA PROGRAM ND TIDAK MELIHAT FAKTOR OBYEKTIF DAN KURANG 'MELEK' TERHADAP PERKEMBANGAN DAN KUALITAS PELAKSANA PROGRAM. KAMI MENUNGGU JAWABAN ANDA, KEMANA LAGI KAMI MENYAMPAIKAN KEKECEWAAN INI ? APAKAH KAMI MENYAMPAIKAN MELALUI CAL CENTER ATAU WEBSITE PRESIDEN SBY ?
geerrrh!...hik..hik!...

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: ND : SUBYEKTIF DAN POLITIS !
nina puji, 16 Mei 2011, jam 7:34:39
jangan berharapp banyak dari proses ini, hal sebaliknya terjadi di kabupaten karanganyar, semua BKM yang belum siap dihadiahi program ND pada tahun anggaran kemaren, alasannya ini proyeknya given,,,bla bla,,,dikarenakan sumberdaya BKM maupun masyarakatnya belum siap maka ND dapat dipastikan hasilnya tidak maksimal,,,ibaratnya nasi sudah menjadi bubur dan kami selaku orang lapangan hanya membuat bagaimana agar bubur itu enak dimakan,,,saya berdoa mudah2an tahun depan desa bapak dapat kebagian proyek simalakama ini,,,cheerss
Tanggapan 2
 
Re: ND : SUBYEKTIF DAN POLITIS !
Jaka Nusantara, 16 Mei 2011, jam 8:29:15
Benar sekali!!!
Faktor-faktor yang menyebabkan lokasi ND terjadi deviasi:
1. Kriteria atau indikator dengan pelaksanaan penilaian tidak sama, alias tidak konsisten.
2. Subjektivitas tim pendamping Korkot/Askot/Urban Planner cenderung hanya menilai sendiri dan tidak melibatkan pihak Pemda dalam proses seleksi.
3. Kurangnya keterbukaan/transparansi dari pihak Korkot/ Askot /Urban Planner dalam proses seleksi terutama kurang terbuka terhadap pihak BKM. Ada kesan model pesanan dan kemauan pihak konsultan/Korkot/Askot/Urban Planner yang secara subjektif menunjuk atau menjagokan BKM tertentu.
4. Kurangnya sosialisasi tentang kompetisi ND kepada semua BKM sejak dini, ekstrimnya sendiri pihak KORKOT/Askot/ Urban Planner terlalu tertiutub padahal banyak BKM yg telah berminat ikut ND.
5. Kurangnya persiapan sehingga terburu-buru dan dikejar waktu dan pada saat yang bersamaan siklus P2KP tidak dijalankan. Seperti dicontohkan teman dari Karanganyar. Bisa jadi di daerahg lain juga begitu.

KUNCINYA:
Ternyata ND telah meninggalkan nilai-nilai dan melanggar prinsip-prinsip P2KP seperti yang kita saksikan sekarang ini.
Bank Dunia perlu mensupervisi kembali pelaksanaan ND disemua wilayah secara obyektif dengan dirunut kebenaran semua proses dan dokumen penseleksian ND.
Selama hal tersebut tidak diperhatikan maka ND tidak akan mencapai apa yg disebut civil society tetapi menjadikan "the arena of elite in society"
ting..ting!
Tanggapan 3
 
Re: ND : SUBYEKTIF DAN POLITIS !
cah goblok, 18 Mei 2011, jam 1:28:37
Saya sarankan jangan terburu2 meminta program ND. Pelajari dulu bagaimana kondisi lokasi2 pilot project dulu... Siapkan dulu desa dalam kondisi benar2 mandiri hingga siap menuju madani. Kalau tidak, nanti pihak desa (BKM) sendiri yang akan menanggung resiko. Utk permasalahan subyektivitas di PNPM, rasanya muncul dalam segala bidang. Tidak jarang suatu keputusan dibuat, tanpa tahu alasan jelasnya, dan pihak desa hanya diperkenankan tahu matangnya saja dan langsung disuruh makan. Entah makanan itu enak atau bahkan menjijikkan... bah...

So, benar-benar siapkan diri sebagai RELAWAN yang benar2 tidak berpamrih dalam program ini, khususnya ND.
and enjoy it...! :D


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 5978, akses halaman: 6212,
pengunjung online: 31424, waktu akses: 0,047 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank