Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumMONEVSeleksi dg Metode FGD ?
Seleksi dg Metode FGD ? 
sapto nugroho, 3 April 2011, jam 2:46:31
Rekan- rekan Monev nusantara
Sudah saatnya di evaluasi penggunaan metode FGD dalam seleksi personil.
Pertama, penggunaan metode FGD memang bukan untuk tujuan seleksi personil. jadi ada pilihan metode yang kurang tepat dan salah kaprah. Bisa jadi yang selama ini diyakini benar oleh pencetus idea menggunakan FGD dalam seleksi personil di PNPM MP adalah kelirumologi, mudah2an tidak ditertawakan oleh para pakar psikologi terapan
Kedua,rawan subyektifi, sulit dalam penilaian, dan tidak fair
Ketiga, harus belajar dari pengalaman, kalo perlu dilakukan uji petik terhadap pelaksanaan test kompetensi dengan metode FGD di beberapa KMW sampling. Hasilnya pasti sangat mencengangkan karena pasti tidak dapat dipertanggungjawabkan secara profesional atau keilmuan HRD. Contoh kasus di KMW Sumut
Alternatifnya dan ini sudah di uji cobakan adalah dengan mengedarkan kuisioner kepada fasilitator untuk menilai koorkot, askoorkot dari aspek kepemimpinan, kerjasama tim, sikap dll. Hasilnya lebih objektif
Jangan malu untuk mengakui kekeliruan metode untuk penyempurnaan hasil yang lebih transparan dan akuntabel.
Mohon maaf apabila koreksi ini kurang berkenanha..ha..ha...ha..ha..ha...apa ya?...

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Seleksi dg Metode FGD ?
wawan negara, 3 April 2011, jam 10:05:52
Betul Frend...namun yang salah sebenarnya bukan maslah FGD nya tapi mental orang yang melakukan FGD, seberapapun metode yang di gunakan tapi kalau masih menggunakan ala metode PENJAJAH yan sama saja hasilnya..spt kasus Bung sapto sampaikan di SUMUT.
Tanggapan 2
 
Re: Seleksi dg Metode FGD ?
tom jeri, 4 April 2011, jam 12:09:50
menurut saya juga perlu dilakukan kajian dan tinjauan dalam penggunaan metode FGD, bukan berarti tidak baik metode ini, tapi perlu tambahan penilaian yang lebih transparan agar para pihak terkait tidak merasa terzolimi. dan penilaian nya juga lebih terukur.
saya pikir hal ini menjadi PR kita semua, sehingga menjadi masukan yang berati bagi kemajuan di Nusantara ini.
Mari Para Saudaraku kita menyampaikan gagasan-gagasan yang terbaik demi perbaikan dan kemajuan.
Tanggapan 3
 
Re: Seleksi dg Metode FGD ?
efi gede, 4 April 2011, jam 13:42:46
kebijakan harus diamankan,apapun hasilnya harus diterima,tinggal tindak lanjutnya harus di monitoring secara ketat dan disikapi dengan dewasa
Tanggapan 4
 
Re: Seleksi dg Metode FGD ?
vespa boy, 1 Mei 2011, jam 18:49:07
Sepakat dengan apa yg disampaikan Monev Papua Barat
Apakah penilian FGD itu saja utk menentukan seseorang, apakah tidak perlu dilakukan History pelaku itu sendiri.
Terlalu naif jika kita hanya menentukan seseorang dengan metode FGD yang pelaksananya pun kurang/tidak paham dengan konsep yang akan di tanyakan.
semoga ini bahan acuan kita bersama dalam Transparansi dan Akuntabilitas, Sukses slalu untuk Papua Barat yang sudah melakukan hal tersebutsenangnya...senangnya...senangnya...
Tanggapan 5
 
Re: Seleksi dg Metode FGD ?
teuku ramli, 28 Juli 2011, jam 10:43:02

Dalam penggunaan metode FGD, bukan berarti tidak baik metode ini, tapi perlu tambahan penilaian yang lebih transparan agar para pihak terkait tidak merasa terzolimi. dan penilaian nya juga lebih terukur.
saya pikir hal ini menjadi PR kita semua, sehingga menjadi masukan yang berati bagi kemajuan di Nusantara ini.
Mari Para Saudaraku kita menyampaikan gagasan-gagasan yang terbaik demi perbaikan dan kemajuan kita bersama jangan pandai menyalahkan sistim atau orang saja.Apakah kita lebih baik dr orang atau sistim yg kita jalan kan maka nya intropeksi diri kita dulu apa sdh benar atau belum tuh.
Karena diatas tdk akan pernah menanggapi keluhan tersebut ,
keluhan yang ditanggapi keluhan menguntungkan program bukan individu.ha..ha..ha...ting..ting!kok bengong?...woow!...senangnya...manis kan?...apa ya?...awas ya...


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 10566, akses halaman: 11317,
pengunjung online: 4179, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank