Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumPemerhatiMengapa dan kok belum ada
Mengapa dan kok belum ada  
tirza sarendeng, 24 April 2011, jam 12:24:49
Sekedar ingin bertanya, kepada pimpinan tertinggi PNPM - MP di jawa barat. Di awal Maret kami di audit oleh team audit independen yang telah ditunjuk oleh OC 4, guna kelancaran dan penghematan waktu n anggaran kali yeeee. Tapi mengapa sampai sekarang kami belum mendapat hasil auditnya?. Ada hal yang mengganjal benak saya sebenarnya sudah lama saya ingin menulis di forum ini. Tapi karena mengingat hal2 yang saya rasa perlu dipertimbangkan maka niat itu saya urungkan. Tetapi karna terus bertanya akhirnya saya terpaksa menulis di forum ini, kiranya dapat jawaban yang memuaskan bagi saya n bebrapa teman lainnya.

1. Disadari memang guna menghetahui kinerja terutama realisasi BLM di BKM - BKM perlu diaudit, baik secara struktural maupun independen. Nah untuk yang independen inilah saya fahami bahwa BKM- BKM dapat secara kolektif tuk menunjuk atau mencari team sendiri guana realisasi audit ini. ( Khan program pemberdayaan, jadi diberdayakan dong forum FKAnya.)

2. Mengapa anggarannya agak mahal ya, dimana setiap BKM perlu menyiapkan dana audit Rp 750.000,- apakah untuk kegiatan ini tak ada dana sharing dari pemerintah ataupun daerah untuk membantu BKM. Secara kasat mata kalau kita hitung berapa banyak yang diperoleh team audit yang telah ditunjuk OC 4, dan mengapa harus begitu lama kami menerima hasilnya, n mengapa terlalu cepat mengumpul datanya ya? karna di kec. kami saja diadakan 1 hari yang tidak full mulai pukul 09.00 wib selesai pkl 12.00 wib. dan hanya 2 desa yang dilakukan audit fisik oleh team.

3. Tolong kalau bisa lebih murah dong biayanya, khan kolektif satu propinsi lagi....., kasihan BKM lain yang tidak ada anggarannya mereka harus menggalang swadaya bahkan ada yang meminjam atas nama pribadi. Kalau bisa di fikirkan sampai ke hal2 demikian ya??????? sehingga tidak menimbulkan tafsir salah n keliru kepada panitia audit lho.

4. Berdasarkan pembicaran lasung dari team audit secara pribadi bahwa apa yang telah dibuat lap keuangan dari seluruh desa kec. kami bahwa lap nya rata2 sama n ada kesalahan. Tetapi secara pribadi kami tak mendapat kejelasan dimana yang salah. Kalau semua lap salah yang tidak benar itu siapa ya? bahkan ada satu desa yang justru membawa lapnya adalah Faskel sendiri.

5. Prinsip kami adalah pemberdayaan, maka kesalahan yang kami lakukan merupakan pembenaran dihari2 selanjutnya.

Atau jelasnya kami tak gentar dan surut semangatnya kalaupun dinyatakan salah, karena itu akan memicu kami untuk melakukan hal2 yang benar....., Kepada semua yag terkait mohon maaf bila hal ini kurang berkenan. Dan kiranya kami mendapat jawaban yang baik n benar yaaaaaaaamanis kan?...manis kan?...

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Mengapa dan kok belum ada
ariek, 6 Mei 2011, jam 22:25:32
Khusus untuk poin nomer 2, saya mau tanya, apakah memang ada ketentuan mengenai penyediaan dana yang dikumpulkan tersebut?
Mohon info yang lengkap supaya dapat kami tindaklanjuti di tingkat kementerian,
Terima kasih.


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 5980, akses halaman: 6215,
pengunjung online: 31426, waktu akses: 0,014 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank