Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
Korkot makelar Paving 
peduli lamongan, 12 Juli 2011, jam 15:51:37
salam PNPM P2KP

kepada TL KMW 6 Dan satker provinsi Jawa Timur

Kami mohon maaf dengan sebesarnya-besarnya, dengan ini saya mau menanyakan apakah korkot dibenarkan mengarahkan dan menjual bahan-bahan bangunan contohnya PAVING.
KAMI BKM sudang beli atas saran korkot tetapi dengan askot infras kami disuruh mengembalikan karena tidak sesuai dengan spec padahal korkot mengatakan PAVING Yang dijual sudah sesuai spec dengan K 500 maka kami tidak bisa melanjutkannya pekerjaan PAVING tolong dipertimbangkan Pak TL kami BKM dan KSM harus dibingungkan dan merasa dirugikan dengan ulah korkot dan askot infra.

trimaksih.

dari peduli paciran lamongan

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Korkot makelar Paving
tuan muda, 12 Juli 2011, jam 19:19:39
Sebagai Korkot punya usaha sampingan ya gk salah klu mengarahkan KSM BKM ke perusahannya.brrt hrs ada bukti uji lab fisik matrial dgn tgg jwb persh.
Tanggapan 2
 
Re: Korkot makelar Paving
bang dool, 13 Juli 2011, jam 0:28:59
maklum lah pak..........BKM.
korkotkan juga manusia.....
yg juga butuh pemasukan tambahan...
apalagi sekarang gaji kita telat............
ya... maaflah kalw agak memberatkan BKM dan KSM
ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...ha..ha..ha...
Tanggapan 3
 
Re: Korkot makelar Paving
wawan negara, 13 Juli 2011, jam 7:10:35
maklum.. tidak cuma PAVING....sebentar lagi korkot juga jadi makelar KODOK. biasa usaha sampingan ......
Tanggapan 4
 
Re: Korkot makelar Paving
Persela Mania, 13 Juli 2011, jam 8:13:01
Wah, bos korkot sing sitok iki pancen ulet tenan.
Biyen ndek mojokerto yo koyok ngono iku.
Saiki arepe njajal nang Lamongan.
Terusno ae cak kelakuanmu iku...........


Hidup Persela!

capek!...capek!...capek!...capek!...capek!...capek!...capek!...
Tanggapan 5
 
Re: Korkot makelar Paving
Sudrun, 13 Juli 2011, jam 8:19:47
Kayaknya korkotnya perlu dievaluasi.
Pak TL Jatim gimana nih tanggapannya?
Tanggapan 6
 
Re: Korkot makelar Paving
peduli lamongan, 13 Juli 2011, jam 10:05:08
ya sudah teman kalau begitu kelakuane, uang sosial juga diembat korkot dengan acara pelatihan dan uang jg tidak dipengang BKM langsung Korkot dan askot CDnya yang megang uang sosial se BKM lamongan dengan mengatasnamankan forum peduli lamongan.

kalau udah sering seperti itu di mojokerto knp TL dan satker masih memperpanjang kontraknya apa tidak ada orang lagi yang pantas menjadi korkot

memang p2kp jadi PNPM jadi rusak dan yang merusak pendamping sendiri
tidak ada gunanya PNPM membicarakan kerelawan lagi dan nilai-nilai luhur karena pembawa pesannya sudah luntur jg.
ha..ha..ha...woow!...senangnya...manis kan?...
Tanggapan 7
 
Re: Korkot makelar Paving
Paidi Kopala, 13 Juli 2011, jam 10:46:54
Ckckckck.............. benar2 korkot pemberani........... Laki ya g main "RASA" yangbetul Laki ya main "UANG"....
Untuk Bapak TL dan Satker Provinsi tolong kembalikan Korkot yang dulu, Lamongani tidak butuh korkot macam dia......... geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...
Tanggapan 8
 
Re: Korkot makelar Paving
Pranata putra, 13 Juli 2011, jam 13:32:42
Assalamu'alaikum Wr. Wb..


Terimakasih atas informasi berharga yang disampaikan melalui forum ini...
dan permohonan maaf kami kepada BKM dan KSM di Paciran Lamongan....

InsyaAllah Besok, TA Monev dan TA infra KMW akan ke Lamongan untuk mendalami persoalan yang dilaporkan sekaligus uji petik... Mohon bantuan kepada pihak terkait....


Salam
Pranata putra
Tanggapan 9
 
Re: Korkot makelar Paving
Paidi Kopala, 13 Juli 2011, jam 14:11:00
Alhamdulillah Bapak, siapapun bapak adanya........

Mohon petunjuknya agar penempatan korkot di koreksi kembali juga kelayakannya sebagai korkot. Mohon petugas yang ke Lamongan haruslah yang bijak jangan ada intervensi karena suatu hubungan persahabatan.
Mohon juga kepada para tim faskel jangan hanya manthuk2 aja atas ide dari korkot yang doyan uang itu... Maaf kepada temen2 faskel.........

Atas Komunitas Kopala saya ucapkan terima kasih
Tanggapan 10
 
Re: Korkot makelar Paving
arjun_mojokerto, 13 Juli 2011, jam 15:39:45
setelah enjoy di mojokerto dan bisa mengkondisikan jajaran korkot dan askot maupun faskel di mojokerto
sekarang kena batunya ternya lamongan tidak sama dengan mojokerto, tolong pak pranata selaku TL baru harus bersikap bijak karena slama dimojokerto tidak pernah tersentuh oleh KMW maka tidak ada jeranya, bila PNPM mengajarkan prinsip universal dan kerelawanan serta mengajarkan tidak mencuri dll, kenapa selama ini pula korkot seperti ini harus dipertahankan itulah corak bila pemilihan korkot karena kedekatan dan ini jg sebagian dari korkot, mungkin korkot yang jg seperti ini cuman masih rapi.......

trimkasih hidup PNPM
dan kembalikan PNPM berjaya seperti awal dari sosialisai serta suptansinya
Tanggapan 11
 
Re: Korkot makelar Paving
peduli, 13 Juli 2011, jam 19:42:48
itulah koorkot sejati.... patut diteladaniha..ha..ha...woow!...senangnya...manis kan?...geerrrh!...hik..hik!...
Tanggapan 12
 
Re: Korkot makelar Paving
saiful iful, 15 Juli 2011, jam 8:08:18
kalau benar korkot atau askot infra tsb sebagai supplier atau apalah utk mengambil keuntungan,kalau bisa jangan sampailah kita sebagai pelaku dan juga pendamping masyarakat mengambil keuntungan dari kondisi lapangan..tugas kita adalah merubah pola pikir masyarakat yang selama ini menganggap bahwa program ini adalah proyek.gimana mau mengubah pola pikir mereka,kita sendiri aja menganggap ini adalah proyek dgn mengmabil keuntungan dgn cara misalnya menjadi supplier atau mengarahkan ke toko material yg kita punya atau sudah ada deal antara toko material tsb dgn kita...sangat naif sekali......selama ini kita menggembar gemborkan bahwa kemiskinan bukan terjadi karena masyarakat malas,kurang modal tetapi kemiskinan tsb di sebabkan oleh belum ada perubahan pola pikir masyarakat ( paradigma ).kita sudah dibayar oleh pemerintah,perkara gaji telat..kita sudah paham dari dulu...jadi kita harus terima kondisi tsb..ha..ha..ha...
Tanggapan 13
 
Re: Korkot makelar Paving
atina caem, 16 Juli 2011, jam 19:57:33
Praktik semacam itu sudah lama dan membudaya di Moker,bahkan yang terbaru korkot lamongan yang ex. korkot mojokerto dengan membawa lembaganya mengerjakan RPLP kel.wil ND sebagai TAPP dan siap2 sebagai TAP sebelumnya sebagai komisaris GEM yg setengah mewajibkan pembelian material kegiatan infra,yg dlm prakteknya tim faskel jd marketingnya yang kemudian mendapatkan fee marketing dengan alasan tambahan BOP tim, modus seprti ini sangat memprihatinkan,walaupun secara tegas tidak ada aturan tertulis tengtang hal itu,krn spk tdk pernah nyampek di fasilitator dan tidak ada kode etik konsultan,yang ada cuma kata2 biasanya,atau pantas tidak pantas ,tapi kalau hal ini dibiarkan akan menjadi hal yang mencoreng moreng PNPM yang getol menyuarakan sebagai program yang mulia "menegakkan dan menyemaikan nilai2 luhur kemanusiaan" yang mengedepankan Prinsip Dasar kemasyrakatan tetpi ternyata diam seribu bahasa.................Pak Paeran tlg anda bertindak dengan cepat dan bijak..........................................geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...hik..hik!...
Tanggapan 14
 
Re: Korkot makelar Paving
Pemerhati, 18 Juli 2011, jam 7:52:08
tidak mungkin kemiskinan dan nalar kritis itu hadirdi masyarakat,, jika pelaku, koorkot, askot, faskel menjadi makelar..ngibulin masyarakat.. atas nama pendammping masyarakat dipkas membeli jenis paving tertentu.. padahal bagi2 uang... busyet nilai2 itu.. omong kosong.. pecat aja hik..hik!...geerrrh!...ting..ting!kok bengong?...kok bengong?...kok bengong?...kok bengong?...kok bengong?...
Tanggapan 15
 
Re: Korkot makelar Paving
Jadul, 18 Juli 2011, jam 15:12:20
woow!...woow!...woow!...woow!...woow!...woow!...woow!...woow!...woow!...woow!...
Tanggapan 16
 
Re: Korkot makelar Paving
pemerhati, 19 Juli 2011, jam 10:10:00
Kenapa korkot, askot dan faskel melakukan seperti ini karena mulai dari KMWnya jg melakukan permainan-permainan seperti alias juga menikmati dan menghalalkan kondisi KMW 6 bukan rahasia umum lagi kenapa terjadi rolingan korkot besar-besaran, semua itu sudah diatur penyelamatan aja sehingga korkot saling mengoreksi permainan dilokasinya masing-masing sehingga mengakibatkan tidak mencuat kalau. hampir 75 korkot di kmw masalah kalau perlu penilaian korkot juga harus dilakukan yang melakukan adalah para faskel.ha..ha..ha...ting..ting!kok bengong?...geerrrh!...hik..hik!...woow!...
Tanggapan 17
 
Re: Korkot makelar Paving
pemerhati, 19 Juli 2011, jam 10:20:36
hal itu tidak perlu dicemaskan karena korkot-korkot juga perlu untuk tambahan membayar kredit mobil. semua itu bukan rahasia umum lagi karena kondisi itu KMW jg sudah mengetahuai tapi tidak bisa berbuat apa-apa karena meraka juga mendapatkan upeti-upeti. dengan cara menyelamatkan korkot-korkot maka dilakukanlah roling demi keselamatannya korkot. sebenarnya korkot, askot itu harus dilakukan evaluasi dimana yang melakukan penilaian adalah para faskel bukan KMW biyar fer.
Tanggapan 18
 
Re: Korkot makelar Paving
andre prihatin, 20 Juli 2011, jam 13:40:55
Salam Perbaikan

Untuk kita sesama pelaku pemberdaya, Mestinya kita tidak usah bingung, panik, kalut dengan informasi yang tidak jelas dan sangat terasa sekali ada unsur kepentingan pribadi di sana. Kita bukan Orang BODOH yang mudah sekali dipermainkan oleh informan informan yang jelas punya motivasi jelek untuk menjatuhkan. Semangat yang ada hanya semangat untuk merusak, cari aman dan suka orang lain tersiksa ,
Jika semangat yang ada adalah semangat untuk memperbaiki maka kita perlu melakukan seperti apa yang kita ajarkan pada masyarakat, Duduk bersama, musyawarah, diskusi untuk mencari pemecahan masalah bukan memperbesar masalah.
Jika ada orang lain bisa melakukan sesuatu dengatb hasil baik, maka kita tidak usah iri, dengki, bingung dan tidak suka, justru kita mesti belajar dari dia. dan kapan kita bisa berbuat seperti dia. Gitu kok pengen INDONESIA maju, ya sulit kalo pola pikir kita masih ubleg-ubleg mencari cela kelemahan orang lain doang, sedang yang lain udah nun jauh di sana, Banyak hal yang perlu kita lakukan untuk kita sendiri jadi berdaya karena diakui ato tidak, kita sendiri masih belum berdaya, terutama dengan informasi gak jelas sumbernya kayak gini.
Kinerja dan semangat untuk lebih baik dari eks koorkot Mojokerto yg skr jadi koorkot Lamongan, tidak perlu diragukan lagi, semua mengakui. hal itu bisa di klarifikasi lgs pada BKM se Kab.Kota Mojokerto sebagai lembaga binaan kita. jika ada yang tidak suka dengan kiprah dan semangatnya, itu wajar karena ada beberapa pihak yang dirugikan karena kepentingan untuk menguasai dan diakui tidak terakomodir.
Dengar, Lihat, Buktikan dan putuskan. itu yang mesti kita lakukan, bukan hanya melihat di permukaan saja tapi kita perlu tau APA GERANGAN YANG ADA DI DALAM. jangan buat sesuatu jadi sulit karena kita sendiri yang mempersulit. ADA orang lain baik kok kita tidak Suka, bener juga ya orang baik sekarang tambah banyak musuhnya. memprihatinkan bukan. Kembali ke diri kita masing-masing pa kita sudah benar, baik ? .
lagian untuk masalah GEM yang ada di mojokerto udah pernah terkomunikasikan melalui forum mimbar bebas ini tahun 2010. yang nanggapi cuma 1 dari KMP, gak ada tanggapan lagi. Lakok sekarang jadi bahan omongan negatif di bumbu-bumbui lg. kapan dewasanya Bro ????? CAPEK DEH....BELAJAR LEBIH BAIK DONK
awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...


SALAM.
Mojokerto
Tanggapan 19
 
Re: Korkot makelar Paving
Last Kamikaze, 20 Juli 2011, jam 16:05:04
Orang-orang non otoriter cenderung lebih cermat menilai orang lain lebih mampu melihat nuansa dalam perilaku orang lain, sebaliknya orang-orang otoriter cenderung memproyeksikan kelemahan dirinya kepada orang lain dan menilai orang lain dalam kategori yang sempit (hitam-putih, jelek-baik, ekstrem-tidak ekstrem, dan lain-lain).
Yang harus kalian tahu bahwa Prasangka adalah opini tanpa keputusan.....

Memang sOrg filsuf tampak lebih menaruh perhatian kepada usaha merusak & menentang dibandingkan dg usaha membangun, namun filsafat harus diketahui bhawa merupakan hasil menjadi sadarnya manusia mengenai diri sendiri sebagai pemikir tapi juga menjadi kritisnya manusia terhadap diri sendiri, semoga anda paham...Sebenarnya memang lebih mudah untuk bersikap destruktif secara kritis ketimbang bersikap konstruktif secara koheren...so, kritis boleh tp lebih mending jg memberikan solusi yang relevan dan membangunmanis kan?...manis kan?...manis kan?...manis kan?...manis kan?...manis kan?...,,,,
Tanggapan 20
 
Re: Korkot makelar Paving
Last Kamikaze, 20 Juli 2011, jam 16:05:43
Orang-orang non otoriter cenderung lebih cermat menilai orang lain lebih mampu melihat nuansa dalam perilaku orang lain, sebaliknya orang-orang otoriter cenderung memproyeksikan kelemahan dirinya kepada orang lain dan menilai orang lain dalam kategori yang sempit (hitam-putih, jelek-baik, ekstrem-tidak ekstrem, dan lain-lain).
Yang harus kalian tahu bahwa Prasangka adalah opini tanpa keputusan.....

Memang sOrg filsuf tampak lebih menaruh perhatian kepada usaha merusak & menentang dibandingkan dg usaha membangun, namun filsafat harus diketahui bhawa merupakan hasil menjadi sadarnya manusia mengenai diri sendiri sebagai pemikir tapi juga menjadi kritisnya manusia terhadap diri sendiri, semoga anda paham...Sebenarnya memang lebih mudah untuk bersikap destruktif secara kritis ketimbang bersikap konstruktif secara koheren...so, kritis boleh tp lebih mending jg memberikan solusi yang relevan dan membangunmanis kan?...manis kan?...manis kan?...manis kan?...manis kan?...manis kan?...,,,,
Tanggapan 21
 
Re: Korkot makelar Paving
Peduli Desa, 20 Juli 2011, jam 17:20:41
Walah saya kira orang-orang di forum ini adalah orang yang bijaksana dan beradab. Mana mungkin bijaksana kalo gampang tesulut emosi hanya karena informasi yang belum tentu benar. Apa pada nggak miir bisa saja masalah ini hanya dimanfaatkan oleh orang-orang dengan kepentingan pribadi,iri hati, ato syirik. Berhentilah menjelek-jelekkan orang lain. Kenapa orang selalu berusaha mencari-cari kesalahan orang lain. padahal jelas-jelas tertulis di peraturan pesan di atas pesan tidak boleh memFITNAH,MeLECEHkan orang lain. Apalagi yang dituduhkan sama sekal jauh dari kenyataan. Saya tau betul bagaimana baiknya orang itu, yang selalu bekerja dengan ikhlas membantu masyarakat membantu desa kami tanpa IMBALAN apapun, mau ikut terjun langsung dengan program-program kami. Nggak pernah memikirkan balas jasa apalagi keuntungan pribadi. Jangan lah kalian mendengar dengan satu telinga saja, gunakan kedua telingamu biar kalian bisa mendengar dengan lebih baik dan bisa menilai dengan lebih baik. Oh iya saya ingat kata seorang filsuf..."Orang tidak akan pernah bisa menilai kebaikan orang lain kalo dia sendiri bukanlah orang baik". ha..ha..ha...
Tanggapan 22
 
Re: Korkot makelar Paving
Peduli Desa, 20 Juli 2011, jam 17:28:19
Memalukan sekali c. forum bagus-bagus dirusak untuk jelek-jelekkin orang. Iri hati dan syirik hanya membuat kalian semakin tidak berkembang, tidak maju. Harusnya kalian warga Lamongan bersyukur sekarang dipegang oleh Bapak yang sudah memberikan semangat yang luar biasa di mojokerto. Komitmen beliau yang besar pada masyarakat bisa membantu kalian untuk maju. Buka mata lebar-lebar mennn. Lihat mana yang bener. Jangan suudzon
Tanggapan 23
 
Re: Korkot makelar Paving
Sunardi, 20 Juli 2011, jam 18:09:00
wah.... kumpulan sarjana-sarjana memang hebat dalam mengadu domba.....sampai obrolan orang-orang dipasar saja dapat dijadikan bahan untuk melenyapkan sesama teman. Mungkin besok relawan-relawan yang tidak pernah duduk dibangku sekolah yang akan menjadi sasarannya. Makanya LKM tidak pernah akur dengan lembaga sosial lainnya. Kalo politik Memecah belah ini juga diterapkan di PNPM, memang sangat efektif sekali. Karena masyarakat tidak sempat berpikir kreatif dan banyak ide seperti mantan Koorkot Mojokerto, kan sarjana butuh pekerjaan. Kalo masyarakat nanti udah mandiri mau diapain lagi ? mana Desa di Mojokerto maupun Lamongan sampai saat ini yang udah benar-benar mandiri yang dapat cari duit sendiri untuk membangun Desanya ? Hayo....mana kalo ada saya tak belajar kesono ? Siapa takut, Kan saya hanya seorang relawan apa relawan juga dapat dipecat? Walo saya bukan sarjana kalo disuruh komentar dipasar seperti ini aja juga bisa nggak perlu menjadi sarjana, karena yang saya adalah orang goblok. Karena ternyata orang sukses tidak perlu jadi sarjana.
Tanggapan 24
 
Re: Korkot makelar Paving
Peduli orang sirik, 20 Juli 2011, jam 22:44:49
Untuk tanggapan ke 13
emang banyak muka untuk si doel yang satu ini, braninya cuma di belakang doang, pake-pake plesetan nama orang lg. apa gak brani nunjuki nama sendiri ? takut di pecaat ato di tanyai yo MEN ?????????? kasian deh loe, kurang PD amat. masak kalah sama anak TK yang di ajari berani tampil sendiri, gak manipulasi kayak dirimu kwkwkwkwk.... Sirik dan iri hatimu lo kebaca banget, Gitu kok jadi agen pemberdaya.

Belajar jadi orang bener ya !!!!!!!.
Tanggapan 25
 
Re: Korkot makelar Paving
Last Kamikaze, 20 Juli 2011, jam 23:18:31
jaman sekarang terlalu banyak Komentator yang bisanya hanya menyalahkan tanpa memberi solusi........
semua perubahan itu yang di butuhkan adalah gerakan kita,bukan omongan yang tak ada bobot nya
Lakukan apa yg kau mau pak korkot..jgn mau di intervensi oleh orang lain..perubhn itu lahir dari niatmu....paradigma dgunakan...it yg pntg.
Hati2 pak korkot,karena jaman sekarang banyak orang yang secara sembunyi-sembunyi melakukan suatu perbuatan (intervensi) yang tidak di lakukan secara terang-terangan,itulah contoh orang yang tidak berharga di hadapan dirinya,apalagi dihadapan publik.
sesungguhnya itu hanyalah omongan orang yang cuma bisa ngomong tanpa bisa melakukan perubahan yang lebih baik.

Yakin....Usaha....Sukses (YaKuSa)senangnya...



Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
sebelumnya... 1 2 3 selanjutnya...
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 4148, akses halaman: 4266,
pengunjung online: 122, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank