Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumTL, Korkot & Ass. KorkotIroni seorang pemberdaya
Ironi seorang pemberdaya 
Mus Afin, 3 Oktober 2011, jam 11:36:32
ironis memang ketika memberdayakan orang lain (warmis) sementara dia sendiri masih berkutat dengan masalah kebutuhan sehari-hari (makan, minum, transport) tidak tercukupi, bahkan sudah gadai sana-sini karna punya tanggungjawab untuk melaksanakan kewajiban sebagai fasilitator. Padahal remu sudah 2 bulan tidak ada kepastian kapan dibayar...

Bagaimana untuk memenuhi kebutuhan hidup yang layak sementara kebutuhan dasar saja masih jadi persoalan, mungkinkah proses pemberdayaan bisa berhasil apa ya?...
jawabannya ada pada hati nurani masing-masing. Sudahkah kita mempunyai hati nurani... atau hanya sekedar melaksanakan kewajiban proyek tanpa memiliki empati.

IRONIS MEMANG JARGON PEMBERDAYAAN, BARU SEBATAS ISAPAN JEMPOL...


::::::capek!...obalah jangan hanya pandai bicara, tapi imbangi dengan mendengarkan (keluhan dari bawah)::::::::

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Ironi seorang pemberdaya
sonata aritonang, 14 Oktober 2011, jam 12:37:05
Turut berbela sungkawa pada teman PEJUANG ORANG MISKIN..... yang saat ini juga sudah masuk daftar PS - 2 ( kata Faskel ) ........

Ya setidaknya perusahaan yang menangani PNPM di daerah sodara harusnya juga harus punya empati untuk ..... menalangi sementara gaji para faskel tersebut ....jangan lepas tangan begitu saja !!!!!!!!!

Mau Proyeknya tapi tidak mau tau kesusahan prajuritnya yang dilapang... PAYAH DEHHHH !!!!!!!!!!

awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...awas ya...awas
semoga mereka sadar teman .... untuk empati pada nasip anda ........


HORASSSS.... senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...senangnya...


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 3067, akses halaman: 3137,
pengunjung online: 6242, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank