Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
Split Account 
agus hariyanto, 16 Februari 2012, jam 3:00:31
Salam EmKa

Hallo ... hallo ... halllo Teman-teman EmKa ... kok sepi

Teman-teman terkait dengan split account, khususnya pinjaman UPP1 yang berhasil ditagih, kalau saya sebenarnya lebih enjoy dengan cara yang pertama kali kita dapatkan ketika EGM ... (duuuuuuulu sekali), yaitu tidak menjurnal Modal UPP1 ketika ada penerimaan dari piutang yang telah kita split. Manfaatnya kita bisa ketahui besarnya pinjaman yang pernah displit, dengan cara mencari selisih antara Modal UPP1 dengan pinjaman UPP1.

Kalau model sekarang (diinformasikan +/- setahun yang lalu), ketika pinjaman dari UPP1 berhasil di tagih, kita harus mereklas (menjurnal) Modal UPP1 ke Modal pinjaman Bergulir. Saya memaklumi, hal ini untuk menghitung ROI (modal UPP1 tidak disertakan sebagai pembagi ROI).

Namun kalau menurut saya lebih penting mengetahui perkembangan dari piutang yang dulunya macet, tetapi sekarang bisa kita terima daripada ""kekawatiran"" meningkatnya ROI yang disebabkan karena pembaginya lebih kecil. Toh ROI (saya lebih sepakat namanya ROE) yang kita rumuskan, tidak sama dengan ROI/ROE yang umum digunakan oleh perusahaan ... artinya kenapa to, kok nanggung (setengah-setengah) kita bantu UPK (rumus ROI/ROE yang ada cenderung membantu UPK)

Gimana temen-temen EmKA

Sukses selalu, amin

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Split Account
Muhadi SE, 19 Februari 2012, jam 22:14:05
Salam EmKa .....

Saya sependapat dengan apa yang di Sampaikan Pak Agus.... dalam pengelolaan Pinjaman Bergulir ini kita sering lupakan bahwa PNPM merupakan program pemberdayaan dimana yang justru harus kita pahami adalah seberapa besar partisipasi masyarakat dalam kegiatan Pinjaman Bergulir ini, ketika pinjaman dari UPP1 berhasil di tagih dan kita harus mereklas (menjurnal) Modal UPP1 ke Modal pinjaman Bergulir maka kita tidak akan tahu seberapa besar partisipasi dari ex peminjam UPP1 (yang macet).

Dengan kita mereklas kembali Modal UPP-1 ke Modal Pinjaman Bergulir kita juga tidak akan bisa mengetahui seberapa besar kesungguhan dari Pengelola / UPK dengan cara melihat Trend yang ada dari Modal UPP yang pernah di Split dg besarnya pinjaman UPP-1 karena hal ini juga sangat penting bagi kami sebagai fasilitator di lapangan apakah dengan kinerja yang ada dari UPK tersebut keinginan untuk menambah modal pinjaman bergulir bisa kami rekomendasikan atau tidak, hal ini penting karena trend (spirit) dari UPK yang ada justru menjadi modal utama dalam pengelolaan Pinjaman Bergulir yang ada di UPK yang bersangkutan.

Trima kasih......
Tanggapan 2
 
Re: Split Account
bocah mumet, 20 Februari 2012, jam 11:16:40
ikut nimbrung ....

Saya juga sependapat sama p Agus

Apa adanya sajalah gak usah dibolak balik, tujuannya jadi gak jelas n kelihatan kalau cuma mengejar target nilai.

Biar kelihatan baik kali ya.....

Saran saya sih lebih baik dipailitkan aja UPKnya dan ganti kegiatan baru, mungkin akan lebih realistis daripada rekayasa gak karu karuan

hehehe maaf ya, sdikit kritik n saran

piss !

Tanggapan 3
 
Re: Split Account
elda elda, 20 Februari 2012, jam 13:53:50
Dah pak. mas, om saya itu BKM dan UPK pusing mengenai program PNPM, tau pemberdayaan kok pakai di hitung hitung pakai ROI-lah atau ROE-lah. Apa kalian itu dibayar besar utk membuat bingung kami semua, kita ini relawan om...... payah
Tanggapan 4
 
Re: Split Account
rey soejana, 21 Februari 2012, jam 21:14:17
Jadikan pekerjaan sebagai hobby, maka tidak ada beban yang terasa berat.
Tanggapan 5
 
Re: Split Account
Tim Mikro Kredi KMP, 22 Februari 2012, jam 14:08:50

Salam MK / KM

Teman-teman yang tercinta....

Merupakan diskusi yang membangun apa-apa yang telah disampaikan diatas oleh temen-temen......., menanggapi apa yang disampaikan Bapak Agus Hariyanto, bahwa pinjaman yang di split adalah pinjaman macet dari modal UPP-1 sehingga proses jurnal balik (yang disebut reklas) harus dilakukan, ini mengacu pada PSAK 2011.

Nah untuk itu...., bagi temen-temen pemerhati MK KM silahkan mendownload link dibawah ini : (PSAK 2011, halaman 19. Pengakuan Unsur Laporan Keuangan No.83 Pos yang memenuhi definisi suatu unsur.

ni link yang di maksud :

http://downloads.ziddu.com/downloadfile/2061422/K00KerangkaDasarPenyusunanPenyajianLaporanKeuangan.pdf.html

terima kasih dan tetep semangaaaaat...
manis kan?...manis kan?...

salam

Tim Kredit Mikro KMP


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 1194, akses halaman: 1213,
pengunjung online: 183, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank