Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
Dialog faskel 
Praba Susatya, 22 Juni 2012, jam 14:08:02
Pada susatu hari pas ada rapat koordinasi ada diskusi yg menarik antara faskel yg kerja dg KERAS (Faskel KERAS) dan faskel yg kerja dng SMART (Faskel SMART).
Faskel KERAS : Hai...Bro. Piye kabare kok lama tidak kelihatan. Teman2 tim pada nyari elu lho...
Faskel SMART : Hai juga. Wah saya lagi bantuin masyarakat menyelesaikan dokumen administrasi kegiatan nich, jadi ga sempat main atau ketemu dengan teman2
Faskel KERAS : Elu aja ha pernah ada di lokasi jadi kite-kite ga bisa ketemu elu. Kite2 tiap hari masuk nich di posko dari pagi bahkan sampai malam dan ketika kunjungan WB ato interdept kita pasti kerja sampai pagi lagi (dengan gaya sombongnya).
Faskel SMART : Wooo....hebat!!!! Elu masuk tiap hari apa belum selesai dok administrasinya, kok sampai lembur juga ketika kunjungan WB dll. Teerus apa sih yg elu kerjakan setiap harinya. Jangan2 elu Cuma tidur di posko doang....
Faskel KERAS : Itulah kerja di PNPM, selalu ga pernah habis pekerjaannya. Ini sudah selesai....dilanjut ngerjain lainnya, seperti SIM BLM dan SIM PM dan masih banyak lagi kerjaan yg menanti. Jadilah kita selalu masuk tiap hari dan malam baru pulang.(masih dengan sombong)
Faskel SMART : Trus anak istrimu ga kamu perhatikan
Faskel KERAS : Mana sempat!!!!!!!!!
Faskel SMART : Kasihan dong....
Faskel KERAS : He...he...jangan bilang ya kalau saya seolah-olah kerja keras ini karena buat alasan untuk tidak membantu anak istri kok......
Faskel SMART : Lho kok bisa? Beda dengan saya, Saya selalu berupaya membagi waktu dg seimbang.
Faskel KERAS : Kamu tidak tahu sih....saya kerja keras gini untuk menunjukkan jati diri bahwa saya bertanggung jawab dengan pekerjaan saya walaupun melupakan anak istri karena ini sebagai bagian mengubah paradigma. (sambil menyombong).
Faskel SMART : Tapi hasilnya mana? Apa semua dok sudah selesai?
Faskel KERAS : Ya belum selesai. Terus saya lembur saya kerjakan di rumah.
Faskel SMART : Di rumah juga ngerjain PNPM lagi. Terus anak istrimu bagaimana?
Faskel KERAS : Mereka dah tahu kok kalau kerja di PNPM itu 24 jam jadi yah dah biasa tak biarkan saja. Yang penting uang gajian dah kuserahkan semua. Beres...
Faskel SMART : Beda jauh dengan saya. Saya bisa mengerjakan pendampingan di masyarakat dengan baik. Saya juga bisa mendampingi anak istri. Saya juga bisa mengurusi pekerjaan dengan cepat dan baik. Bahkan di hari libur saya juga bisa berwisata dengan anak istri. Dan kunjungan WB, interdep atau satker saya serahkan pada masyarakat karena semua data dan dokumen sudah diselesaikan masyarakat sendiri dan saya berusaha mempunyai target menyelesaikan dengan waktu cukup 3 hari sesuai master schedule yg ada. Kerjaanku berikutnya jadi nyaman.
Faskel KERAS : Wah ....itu menyalahi SPK dong....
Faskel SMART : Kok bisa dianggap menyalahi SPK?
Faskel KERAS : Jelas to, khan kita disuruh kerja tiap hari kerja efektif, minimal 25 hari kerja per bulan? Gimana nanti nulis log booknya. Pasti sisanya ngarang ya...
Faskel SMART : Yo ndak to.... Log book ya diisi sesuai apa yg dikerjakan sehari-hari. To.....
Faskel KERAS : Kalau masuknya Cuma 3 hari/seminggu kan berarti yang 3 hari lagi ga ke lapangan dong....
Faskel SMART : Ya ....tetap kelapangan dong, tapi yg kelapangannya sambil rekreasi dan silaturahmi dengan keluarga mengunjungi pelaku-pelaku PNPM di lapangan. Hitung aja itu sebagai bagian dari rekreasi.......Contohnya: Kunjungan lapangan untuk pendampingan LKM, KSM, UP-UP, masyarakat lainnya. Ga seperti kamu yg setiap hari ngurusi PNPM aja tapi ga pernah mau tahu anak istri dan yang lainnya. Apa memang PNPM diciptakan untuk jadi egois. Khan tidak to....? Lagi pula gaji kita juga sama. Makanya pakai otak kalau bekerja di PNPM jangan pakai kaki. Payah lu.....!!!

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Dialog faskel
bambang hermanto, 23 Juni 2012, jam 16:09:46
itukan hanya dialog kenyataan di lapangan berbeda 360 derajat nda ada yang mau di plokoto


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 1226, akses halaman: 1234,
pengunjung online: 20451, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank