Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumFaskel & BKMAda Apa dengan PNPM Sidoarjo
Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo 
Wong Sidoarjo, 18 Februari 2013, jam 6:21:00
Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo!...

Mohon ada penjelasan……………………

1.Mohon di pertimbangkan kepada fasilitator yang hanya bisa menekan dan menarget LKM dengan bahasa yang kurang sopan (tak buyarno, tak eret2, dan masih banyak lagi……) seingat saya adanya fasilitator karena ada LKM….maaf LKM bukan Sapi perah ……bukan bawahan Fasilitator yang setiap waktu selalu di marahin di beri ini dan itu………..di target tanggal ini harus selesai….LKM juga manusia yang punya keluarga yang perlu di nafkahi.
2. Untuk biaya akta Notaris Ulang LKM….kok mahal sekali ada target biaya dari Fasilitator 600rb, turun 400rb dan turun lagi 150rb……berapa sebenarnya biaya akta notaris???
3. Saya sudah berusaha beberapa kali ke Kantor Korkot untuk menemui askot ataupun korkot PNPM sidoarjo di hari Sabtu, Minggu, atau bahkan Senin pagi….tapi selalu kantor masih tutup…Mohon maaf kalau hari hari biasa saya juga kerja…maklum LKM kan sosial…Sehingga saya berpikiran kerja tim koorkot hanya 5 hari ???, ……(mohon penjelasan….)
3.Membiarkan faskel meminta jatah uang dari banyak UPK,BKM, KSM, dan pembiaran-pembiaran lainnya. Padahal kami LKM/KSM di tuntut untuk jujur dan transparan……..

4. Dilain Pihak, atas nama kegagalan dalam fasilitasi meskipun Siklus tidak sesuai dengan jadwal. Sampai saat ini PJM belum tersusun….Review juga belum dilakukan apalagi RWT?????
BLM yang belum terserap juga banyak……………………………
Seingat saya ada yang namanya askot…..kenapa terjadi pembiaran….hanya minggu minggu kemarin ada target lagi dari Faskel harus dan harus selesai tanggal segini………. Bulan bulan kemarin kemana???????????
5. Minggu kemarin saya di datangi Fasilitator lagi, saya sudah berpikir waaahhhh gawean lagi ini. Ternyata Benar 1. Target penyelesaian sampai dengan RWT, 2. Target BLM harus selesai , 3. Audit LKM……yang membuat saya bertanya Tanya adalah biaya audit, seingat saya biaya audit dari PEMDA adalah sebesar 1.240rb rupiah (sumber APBD). Korkot sudah menunjuk Tim audit….saya pikir penunjukan audit tergantung dari LKM karena yang butuh adalah LKM, kecuali yang butuh Korkot…kurang paham jika korkot nyambi jadi makelar……


Mohon maaf…..
Bukan maksud menyinggung dan menunjuk ,,,
demi kebaikan sidoarjo


[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
SURYA W SIAGIAN, 18 Februari 2013, jam 13:05:51
Iku fasilitator enake dipindah nang BKM ku ae, nek wani ngomong koyok ngono malah entek areke diomeli UPK lan UPS. “Bocah wingi sore wani wanine buyarno, wani wanine eret -eret . Awakmu durung lahir aku wis dadi UPK. Ojo macem macem awakmu nang kene, tak dadikno perkedel, dadi perkedel temen awakmu. Masiyo wong wedhok ojo pikir nggak wani”. Jare UPK

UPSe nambahi: “Awakmu bayaran telat sithik wis nggroweng nggak mari mari. Dana pelatihan telat wadul kiwo tengen, ngambek nggak gelem kerjo, tapi nek ngomong nang masyarakat kudu gelem jadi relawan. Nggak cocok blas karo cocote”.
geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...
Tanggapan 2
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
abdul hafidz, 18 Februari 2013, jam 16:32:48
lebih fair lagi kalo di wilayah mana kejadian ini.. karena wilayah sidoarjo itu 291 kelurahan dan InsyaAlloh tidak semuanya seperti itu... makanya diperlukan sikap bijak untuk melokalisir masalah dengan menyebutkan minimal kecamatan mana ?
Tanggapan 3
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
Korkot Sidoarjo, 25 Februari 2013, jam 19:49:30
Berkaitan dengan pengaduan melalui mimbar bebas yang mengatasnamakan Wong Sidoarjo pada tanggal 18 Februari 2013, kami Tim Korkot 15 Sidoarjo menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya atas beberapa kritik dan masukannya. Kami berharap kritik dan masukan tersebut dapat memberikan kontribusi positif bagi kinerja kami dimasa yang akan datang. Terhadap beberapa kritik dan masukan dimaksud, kami dapat memberikan tanggapan sebagai berikut:

(1) Tentang perilaku pendamping yang tidak sopan; Kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar besarnya jika ada perilaku pendamping kami yang melakukan hal tersebut, kami akan sangat berterima kasih jika Bapak/Ibu/Sdr/i berkenan memberikan informasi siapa, kapan dan dimana fasilitator kami yang melakukan tindakan kurang sopan tersebut agar segera dapat kami tindak lanjuti.

(2) Tentang biaya akte notaris ulang; Kami tim korkot tidak melakukan kolekting biaya waarmerking (legalisasi Notaris). BKM/LKM dapat langsung berhubungan dengan notaris yang dikehendaki. Kami juga tidak menunjuk notaris secara khusus. Tentang besarnya biaya sangat bervariasi antar satu notaris dengan yang lainnya.

(3) Kantor Korkot 15 Kabupaten Sidoarjo buka setiap hari kerja, dan jika diperlukan kami siap melayani Bapak/Ibu/Sdr/i diluar jam kerja.

(4) Tentang Faskel yang minta jatah uang kepada LKM, UP-UP dan KSM; untuk menghindari fitnah, Kami mohon informasinya secara detail data Faskel yang bersangkutan, siapa, dimana, dan Tim berapa agar dapat segera kami tindak lanjuti.

(5) Tentang keterlambatan pelaksanaan Siklus PM dan pemanfaatn BLM; Kami telah melakukan berbagai langkah-langkah strategis untuk percepatan, kami juga secara rutin melaksanakan evaluasi untuk pengendalian kwalitas pendampingan. Namun demikian dinamika dilapangan sangat bervariasi, sehingga partisipasi masyarakat, relawan dan dukungan stakeholder sangat kami harapkan demi kelancaran dan percepatan pelaksanaan siklus.

(6) Tentang Proses dan Biaya Audit LKM; Tim korkot hanya sebatas memfasilitasi untuk verifikasi kelayakan KAP yang memiliki standar (kualifikasi dan pengalaman) dalam melaksanakan audit LKM/BKM. Sedangkan masalah biaya audit, tim korkot tidak memiliki kewenangan untuk turut menentukan.

Untuk informasi dan diskusi lebih lanjut, kami membuka diri dan berharap bisa berkomunikasi secara langsung di Kantor Korkot 15 Sidoarjo Jl. Dr.Soetomo No.10 Sidoarjo Tlp. 031-8921332.
Demikian tanggapan kami, Atas perhatiannya disampaikan terima kasih.


Korkot-15 Kabupaten Sidoarjo


Winardi, SE
Tanggapan 4
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
hari prasetyo, 26 Februari 2013, jam 8:44:30


Semoga hal ini segera bisa diselesaikan, bila memang benar adanya. Terkait ada oknum Faskel minta uang ke BKM.... ini kejadian baru atau lama ? Karena sewaktu saya masih di KMW 6 sekitar tahun 2009/2010, memang ada kejadian itu, tetapi yang bersangkutan sudah mengembalikan uang yang diminta kepada BKM dan sudah dikeluarkan sebagai Faskel di Sidoarjo.

Faskel tsb masih baru menjadi Faskel PNPM Perkotaan (rekrut tahun 2009), sehingga mungkin masih menganggap program ini "disamakan dengan proyek" ....


Terimakasih
Tanggapan 5
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
SURYA W SIAGIAN, 28 Februari 2013, jam 9:02:52
Selama pendamping merasa sebagai “orang pusat”
Selama pendamping merasa “punya power” terhadap masyarakat,
Selama pendampng melihat PNPM sebagai “proyek”.
Selama pendamping merasa tidak terawasi dengan baik.
Selama pendamping tidak tahu bahwa tugasnya mendampingi masyarakat.
Dan yang lebih penting
Selama pendamping tidak pernah bersyukur akan apa yang telah diterima.

Maka.......
Kasus pemalakan pendamping terhadap masyarakat yang didampinginya akan selalu menjadi cerita. Baik dulu, kini dan akan datang.

Percayalah .....
Tanggapan 6
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
ben ben, 28 Februari 2013, jam 10:30:39
Saya Percaya Pak Siagian....senangnya...

Ini lah bagian dr sebuah proses...masalah ini adalah bagian dari sebuah pembelajaran, rupa nya ada yaa yang seperti itu, rupa nya ada yaa yang seperti ini kemudian diperbaiki...

Setelah diperbaiki eh ada masalah lagi..ooohh kok bisa gitu,..kemudian perbaiki lagi, pendekatan / sosialisasi lagi, pelatihan lagi...teruuusss begitu sampai pada suatu saat akan ketemu suatu titik final nya...

Tanggapan 7
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
dinda love, 28 Februari 2013, jam 20:12:09
Mudah mudahan semua bisa segera di buktikan dan dalam bentuk konkrit ada pembuktian nyata siapa dan posisinya apa serta bawaan siapa dia
Tanggapan 8
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
eko putranto, 1 Maret 2013, jam 0:13:53
ada cerita dari orang bijak, kala ada masalah tersenyumlah, sapa, ucapkan salam dengan sopan dan santun. Jika sedang tidak enak hati, mari duduk bersama dan berbicara dari hati ke hati.... agar menjadi indah. Bukankah sebenarnya kehidupan ini yang terindah dari yang Maha Indah... Semoga Bermanfaat..manis kan?...
Tanggapan 9
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
nyoman damar, 10 Juni 2014, jam 20:44:15
Maaf baru baca nih masalah dr wong sidoarjo...ternyata kasus ini sama persis dengan yang terjadi di desa Buduran,Kecamatan Buduran (terbuka ae wes). Kami LKM terpilih melalui proses dr masyarakat langsung sesuai dengan SOP yang ada, daiadakan Pemilu LKM yang sangat menguras waktu para relawan dan panitia saat itu. dan akhirnya proses itu berjalan dengan baik. Hanya setelah pemilu satu 8 (delapan) bulan kemudian dengan kehadiran faskel baru hasil rolling, perubahan jadi drastis, bukannya ditata menjadi lebih baik justru kebalikannya. Dan bahkan para SF dan Faskel dampingan kami, gencar ingin merubah/menggantikan hampir 80% anggota relawan LKM yang sedang semangat2nya menjadi relawan. Ikut menghasut dengan segala cara, bahkan sampai mempengaruhi bapk Kepala Desa kami yg baru terpilih (Yang gak ngerti apa2 soal PNPM).
Semenjak rolling SF?faskel di desa kami...tidak ada koordinasi bahkan hampir tidak sama sekali desa kami di dampingi. Bahkan tiba2 hadir dengan para masyarakat (yang bermasalah dgn program2 pemerintah sebelumnya/kita bilang oposisi untuk kepentingan kelompok/pribadi)_meng KUDETA LKM kami dan menurunkan tanpa hormat Koordinator serta diikuti tidak nyamannya anggota relawan kami.

Terakhirnya SF/Faskel juga ikut menggandeng ASKOT untuk ikut serta mbuyarno LKM...Pak/Bu/Mbak/Mas..awak'e dewe iki ikhlas dadi relawan..dipilih yo soko masyarakat. bukan permainan atau settingan jare sampeyan2 iku.

Kami dipermalukan didepan umum (KUDETA) tanpa dasar yg jelas..hanya karena TARGET SF/KORKOT SEMATA dan KAMI YANG JADI KORBAN!!!! KAMI DIPAKSA UNTUK MUNDUR DAN MENGAKUI ADANYA PERGANTIAN MEMAKSA SOAL KOORDINATOR BARU, KAMI IKHLAS BILA DIGANTI NAMUN CARA2NYA BUKAN SEPERTI ITU.

Keterlambatan program di desa kami bukan karena kami tidak mampu tapi karena kami sejak awal kehadiran SF rolingan yang baru membuat kami tidak nyaman.

Sekarang, anggota LKM yang baru, main tunjuk anggota relawannya..kalo bukan temen sendiri dari kelompoknya (maaf mantan PDMKE yg bermasalah) ya gak jadi anggotanya.. anehnya cara seperti itu dibenarkan oleh SF/Faskel/ya mungkin ASKOTnya...ckckckck...ngerti ngono males cak awak'e dewe dadi relawan digawe main targetmu tok!!!

Kami hanya ingin..BUBARKAN SAJA PNPM di desa Buduran, kemudian kembalikan kembali pada masyarakat bawah yang katanya PNPM itu program dr Bottom to UP..biar masyarakat yang menentukan sendiri bukan SF/FASKEL/ASKOT ataupun INTERVENSI PEMDES dan BPD!!! yang bisa membubarkan kami.

PERCUMA KAMI DIBENTUK HANYA KARNA TARGET SEMATA ANDA WAHAI SF/ASKOT/KORKOT SENG GARAI CEKOT CEKOT RELAWAN...KAMI ITU PEKERJA..DAN PNPM BUKAN SEBUAH PEKERJAAN YG BISA MENGHIDUPI KAMI...TAPI KAMI IKHLAS BISA MEMBANTU SEDIKIT WAKTU KAMI UNTUK MASYARAKAT. TAPI JANGAN DI ETET-ETET SEPERTI INI!!!


KAMI SAKIT HATI DENGAN PERILAKU ANDA.

geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...
Tanggapan 10
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
farid zuhri, 13 Juni 2014, jam 18:12:56
Yth, Bpk Nyoman anggota LKM Buduran

Rabu kemarin, tanggal 11 Juni 2013 Bapak dan 2 orang anggota LKM serta sekretariat LKM sudah menyampaikan uneg-uneg dan permasalahan tersebut diatas kepada saya di kantor korkot, dan sudah saya tegaskan bahwa saya bersama tim korkot siap memfasilitasi penyelesaian permasalahan kelembagaan di LKM Bapak.

Saya juga sampaikan kepada Bapak dkk yang hadir kemarin, bahwa masukan dari siapapun akan menjadi bahan evaluasi kami, termasuk terkait kinerja tim fasilitator, namun pastinya tidak hanya dari salah satu pihak saja, karena sumber informasi harus berimbang, juga saya tegaskan bahwa PNPM tidak boleh ditarik-tarik ke dalam kepentingan politis individu atau kelompok tertentu di desa Buduran, dan saya meyakini bahwa fasilitator dan askot kami tidak punya kepentingan terkait hal tersebut selain demi lancar dan suksesnya penanggulangan kemiskinan.

Yang terakhir juga sudah saya sampaikan, bahwa yang menilai kerelawanan kita adalah masyarakat, bukan kita sendiri, kalau memang kita sudah merasa bahwa kerelawanan kita sudah melampaui batas, apa gunanya kita pertahankan, saya yakin Bapak dkk juga memahami ini karena sudah menjadi pelaku di LKM sejak tahun 2009, karena yang dapat menyelesaikan permasalahan internal ini adalah anggota LKM sendiri, jika tidak maka seharusnya dikembalikan kepada musyawarah masyarakat sebagaimana tertuang dalam AD/ART LKM.

Demikian yang bisa saya sampaikan Pak, saya tunggu undangan diskusi bersama seluruh anggota LKM seperti yang kemarin saya janjikan...

Matur Nuwun

Farid S Zuhri
Pelayan di Kalimolas Sidoarjo
senangnya...
Tanggapan 11
 
Re: Ada Apa dengan PNPM Sidoarjo
che guevara, 25 Juni 2014, jam 21:04:53
BUBARKAN!!! geerrrh!...geerrrh!...geerrrh!...


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 6012, akses halaman: 6250,
pengunjung online: 31461, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank