Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumPemerhatiGeger di PNPM Pekalongan
Geger di PNPM Pekalongan  
Yuli Ahmada, 20 November 2014, jam 3:43:21
Yuli Ahmada
Puluhan warga Tosaran Kedungwuni yang tergabung Paguyuban Warga Tosaran (PAWARTOS) mendatangi Base Camp Korkot PNPM Mandiri Kabupaten Pekalongan, Jumat (31/10). Mereka meminta kejelasan terkait sikap Korkab dan tim teknis yang hingga kini belum mengesahkan Rencana Tindak Penataan Lingkungan Permukiman (RTPLP).

Koordinator BKM Sido Maju Desa Tosaran, Sutarko mengatakan, alasan belum disahkannya RTPLP dirasa tidak logis dan terkesan mengada-ada. Pasalnya, RTPLP sendiri telah disusun melalui perencanaan partisipatif selama 7 bulan oleh para relawan TIPP (Tim Inti Perencanaan Partisipaif) sesuai dengan pedoman teknis PLPBK dan bimbingan serta arahan Tenaga Ahli Perencanaan.

“Yang kami minta, Korkab dan Tim Teknis segera mengesahkan RTPLP dalam minggu ini. Soalnya, semua tahapan PLPBK sampai dengan pelaksanaan Uji Publik juga sudah kita lakukan dengan baik dan sukses,” kata Sutarko.

Sementara Konsultan Hukum PAWARTOS, Salman Alfarisi SH menambahkan, apa yang dilakukan korkab tersebut jelas bertentangan dengan UU No. 24 Tahun 1992 tentang Penataan Ruang Bab III pasal 4 tentang Hak dan kewajiban warga dalam penyusunan dan pemanfaatan tata ruang.

“Apa yang dilakukan korkab dengan menganulir partisipasi warga dalam proses penataan kawasan juga bertentangan dengan PP No. 69 Tahun 1996 tentang pelaksanaan hak dan kewajiban serta bentuk dan tata cara peran serta masyarakat dalam penataan ruang,” terangnya.

Warga Tosaran utamanya BKM dan relawan-relawan TIPP hingga kini sangat berharap disahkannya RTPLP. Antusiasme warga dalam menyambut program PLPBK ini, terhambat proses konsultasi selama dalam proses perencanaan. Hal itu telah dilaksanakan mulai dari OSP, Korkot, Tim Teknis, Askot PLPBK dan juga Faskel.
“Semuanya telah berlangsung baik, tidak ada masalah terhadap semua program yang didanai dengan BLM PLPBK yang telah kita susun dan rencanakan. Bahkan, semua masukan dari tim teknis dan korkab juga telah kita tindak lanjuti dengan baik,” imbuh Salman.

Oleh karena itu, pihaknya meminta, pertanggungjawaban korkot dan jajarannya atas ketidak jelasan kelanjutan program ini. Sebab pihaknya tidak ingin warga Tosaran yang selama ini tenang dan damai serta antusias dalam menyambut program tersebut menjadi antipati dan memboikot program PLPBK. (yan)
http://www.radarpekalonganonline.com/48216/puluhan-warga-geruduk-base-camp-korkot-pnpm/

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tidak ada tanggapan
 


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 502, akses halaman: 510,
pengunjung online: 14176, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank