Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Forum
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeForumMimbar bebasSATKER SUMUT HEBAT
SATKER SUMUT HEBAT 
tongat banurea, 25 April 2016, jam 9:21:34
kami mendukung sepenuhnya kebijakan pak sianturi (satker sumut) untuk menghapus faskel non sipil di sumut. karena di program ini 90% kegiatan berbau sipil. yang sipil bisa jadi cd, tapi cd tdk mungkin jadi sipil. Tes ulang bagi semua pelaku yang dilakukan kemaren merupakan salah satu langkah maju bagi sumut.

terima kasih

GBU....

[Kirim tanggapan | Kirim pesan baru]



Tanggapan 1
 
Re: SATKER SUMUT HEBAT
iLham Dubhan, 25 April 2016, jam 12:13:56
Salam Pemberdayaan,

Langkah konkrit Satker Sumut perlu diberi apresiasi utk menghapus Faskel Non Sipil yg didalamnya ada Faskel Ekonomi dan Sosial. Yg perlu dipertimbangkan ada kaitannya dgn pelaku Kotaku ditingkat Kab/Kota dan jg mengerucut di Tingkat Provinsi.

Utk mengawal dana Ekonomi Bergulir dan PPMK itu dikuasi oleh Faskel Ekonomi dan Faskel Teknik blm tentu mampu menyelesaikannya dgn berbagai dinamika dilapangan. Sdngkan utk Kemandirian LKM yg berakhir dgn Kolaborasi Program jg blm tentu mampu Faskel Teknik menjalankannya.

Program Kotaku adalah program Multi Dimensi yg didalamnya berjalan dgn konperhensip sesuai bidangnya masing2 dan tdk bisa dilakukan oleh satu bidang jurusan yg pada sebelumnya sudah dipikirkan oleh pakar2 penyusun program.

Perlu digaris bawahi, Kotaku adalah program masyarakat dan bukan semata2 poject masyarakat yg berlaku instan. Mohon maaf kalau saya salah menafsirkan program Kotaku yg dulu bernama P2KP beranjak ke PNPM Mandiri Perkotaan berlanjut dgn P2KP kembali dlm sekejab berganti P2KKP yg skrng per 1 April 2016 menjadi Kotaku yg segera dihadiri oleh Aparat Pemda dalam Sosialisasi Nasional dari 26-29 April 2016 mendatang.
Tanggapan 2
 
Re: SATKER SUMUT HEBAT
Danli, 27 April 2016, jam 10:45:21
WOW senangnya...
Tanggapan 3
 
Re: SATKER SUMUT HEBAT
irfan sayuti, 27 April 2016, jam 13:56:52
Menurut saya, Tidak semua sipil yg mampu berbicara di depan masyarakat, tidak semua sipil yg hafal luar kepala koefesien analisa bangunan, tidak semua ekonomi jg mampu berbicara di dpn masyarakat, dan tdk semua tamatan dgn berbagai disiplin ilmu memiliki kemampuan berbicara di dpn masyarakat yg penuh dinamika.
Sipil bs dipastikan tdk dpt membuat Jurnal Neraca Saldo dan LPJ Keuangan kegiatan, Ekonomi jg bs dipastikan tdk dapat menyusun RAB pembangunan dan membuat gambar kerja, namun kombinasi dan kolaborasi kedua disiplin ilmu ini bs di pastikan efektif untuk perjalanan program. Dan kedua disiplin ilmu ini jg bs jd CD, so klu SATKER SUMUT mau menghapus nonsipil sangatlah salah, tp hapuslah yg tdk kompeten trhdp program. Mau apapun disiplinnya, yg penting dia kompeten dibidangnya, kemudian prioritaskan disiplin ilmu yg sesuai dgn kebutuhan program. Begitu seharusnya yg dilakukan Satker SUMUT.
Tanggapan 4
 
Re: SATKER SUMUT HEBAT
edward sihotang, 9 Mei 2016, jam 10:03:41
sangkin hebatnya satker sumut, sampe sekarang kawan-kawan faskel belum dikontrak jg.. ckckckckkc...
ada yg bilang nunggu setoran dulu ???? benarkah ??
Tanggapan 5
 
Re: SATKER SUMUT HEBAT
Eka Siswanto, 20 Maret 2017, jam 22:15:48
Persoalan kumuh bukan sekedar dengan membangun infrastruktur, namun yg terpenting adalah terjadinya perubahan perilaku, oleh karenanya peranan temen temen cd masih sangat penting. Selain membangun terjadinya perubahan perilaku di masyarakat temen temen cd juga sangat berkompeten mendorong pemda sebagai nahkoda sehingga terjadi kolaborasi yang baik. Untuk mengawal prinsip transparan dan akuntabel peranan teman teman mk masih sangat dibutuhkan. manis kan?...


Kembali ke atas | Kirim tanggapan | Kirim pesan baru
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 5075, akses halaman: 5186,
pengunjung online: 6112, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank