Kelembagaan Masyarakat dan Sosial
Bidang Community Organizing and Social (Pengorganisasian masyarakat dan Kegiatan Sosial), adalah bidang baru di dalam struktur organisasi KMP PNPM MP, sekalipun sebenarnya pengelolaan kegiatan ini sudah menjadi bagian tidak terpisahkan dari kegiatan PNPM Mandiri Perkotaan. Fokus garapan di bidang ini terutama kepada pengembangan kelembagaan masyarakat sebagai sarana pengembangan modal sosial dalam PNPM Mandiri Perkotaan serta kepada pengelolaan kegiatan sosial agar lebih efektif dan menunjang pencapaian IPM dan MDG's dari aspek sosial (Kesehatan, pendidikan, dll).
Salah satu output yang penting sebagai indikasi dari adanya perkembangan kelembagaan masyarakat adalah melalui Data tentang Kinerja Kelembagaan BKM/LKM, yang merupakan output penting bagi masyarakat pada setiap tinjauan partisipatif di bidang kelembagaan. Data ini diharapkan menjadi dasar bagi lembaga yang bersangkutan untuk menyusun rencana kerja tahun berikutnya serta juga sebagai input kebutuhan pengembangan kapasitas. Untuk para pendamping data ini berguna sebagai masukan intervensi atau rencana perbaikan atau rancangan pengembangan kapasitas apa yang akan diberikan kepada BKM. juga menjadi tolok ukur bagi semua pihak untuk melihat sejauhmana kemajuan kelembagaan yang di dampinginya.
Sedangkan untuk profil investasi kegiatan sosial, diharapkan bisa memberikan informasi tentang sejauhmana kegiatan sosial yang dilakukan memberikan kontribusi positif bagi pencapaian IPM dan MDG's, mendorong swadaya masyarakat dan menarik dana kemitraan dari pihak luar (PEMDA,dll).
Kedua data ini akan di update terus sesuai perkembangan, mudah-mudahan dapat dipergunakan oleh seluruh pihak untuk kepentingan penignkatan kualitas pendampingan di wilayah masing-masing.
Tabel. Rekapitulasi Perkembangan Kelembagaan BKM Th. 2012
*) status data 29 Maret 2013
Informasi Detail Pengorganisasian Masyarakat dan Sosial
Potret Kegiatan Sosial
POTRET KEGIATAN SOSIAL NASIONAL
(data SIM 2007-2011)
A. Sepintas Kegiatan Sosial Nasional
Selama ini Kegiatan Sosial masih kurang serius diperhatikan dalam PNPM Mandiri Perkotaan, dibandingkan dengan Kegiatan Infrastruktur dan Kegiatan Ekonomi Produktif. Padahal dibalik Kegiatan Sosial tersimpan ” berjuta” jenis kegiatan pelayanan dasar yang meningkatkan kapasitas SDM, pendidikan dan kesehatan. Sebagian besar berkorelasi dengan IPM dan target MDGs. Apalagi semakin lama PNPM Mandiri Perkotaan semakin terkait dengan IPM dan MDGs. Namun demikian masih saja terdapat beberapa kegiatan social yang tidak terkait IPM-MDGs.
Penerima manfaat kegiatan sosial juga tidak sedikit, yaitu 73 % dari jumlah KK miskin terdaftar, sebagaimana pernah dibahas dalam ToT Pemandu Nasional di Lembang Jawa Barat, Pertemuan PD-TL dan terakhir pada EGM Training serta Sosialisasi 1-4 Oktober 2012. Bagaimanakah potret sesungguhnya berdasarkan data SIM Status Mei 2012? Berikut ini ulasan singkatnya

Secara Nasional, perbandingan antara BLM Sosial yang diserap dengan swadaya dan APBD menunjukkan kesenjangan. Swadaya nasional tercatat Rp 74.622.591.046 dari total BLM sebesar Rp 224.841.451.197 atau sekitar 24 %. Masih dibawah target namun telah mendekati30 %. Sedangkan kontribusi APBD, masih jauh dari harapan. Hanya 4 % dari total BLM.
Tabel 1
Potret Kegiatan Sosial Nasional
|
BLM
|
SWADAYA
|
APBD
|
KK_Miskin
|
|
Rp 224.841.451.197
|
Rp 74.622.591.046
|
Rp 11.231.751.750
|
2.226.772
|
Muncul pertanyaan, apakah PNPM Mandiri Perkotaan dalam mengelola kegiatan social tidak berkoordinasi dengan Pemda sehingga seolah berdiri sebagai program yang terpisah dari Program Pemda? Bagaimana dengan sustainability bagi masa depan 2.226.772 KK Miskin kelak?
.....baca selengkapnya
Lampiran Informasi Detail Potret Kegiatan Nasional
- Draft POB Baru Kegiatan Sosial 2012
............ Draft_POB_Baru_Kesos_2012_rev.301012.pdf
- Bahan Paparan Social Acitivity 2012
............ Draft_Paparan_activity_2012_rev301012.pdf