Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Warta
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeWartaKliping & Media WargaProgram 100-0-100 Jadikan Kawasan Kumuh Tak Kumuh Lagi
Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web KOTAKU. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web KOTAKU.
Jakarta, 31 Agustus 2015
Program 100-0-100 Jadikan Kawasan Kumuh Tak Kumuh Lagi

 

Judul: Program 100-0-100 Jadikan Kawasan Kumuh Tak Kumuh Lagi

Sumber: Beritasatu.com

Edisi Rabu, 26 Agustus 2015 | 15:54

Jakarta - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) bersama Pemerintahan Provinsi (Pemprov) DKI akan melakukan Program Prakarsa Permukiman 100-0-100. Diyakini program ini tidak akan menjadikan lagi permukiman kumuh yang sudah ditata menjadi kumuh lagi.

Direktur Pengembangan Kawasan Permukiman Kempupera, Rina Farida mengatakan program pengembang permukiman berkelanjutan, dengan mencapai 100 persen akses air minum, mengurangi kawasan kumuh 0 persen, dan 100 persen akses sanitasi untuk masyarakat Indonesia, termasuk warga Jakarta.

Ilustrasi kawasan kumuh (Antara/Reno Esnir)

“Dengan target nol persen permukiman kumuh sampai pada 2019, apakah betul permukiman kumuh tidak akan kumuh lagi? Ya, tidak akan kumuh lagi. Itu sudah pasti,” kata Rina dalam acara Lokakarya Program Peningkatan Kualitas Permukiman di Hotel Amoz Cozy, Melawai, Jakarta Selatan, Rabu (26/8).

Dijelaskannya, dalam penanganan kawasan kumuh di Jakarta melalui program 100-0-100, Kempupera bersama Pemprov DKI Jakarta akan menjalankan dua langkah. Yaitu pencegahan terhadap kemungkinan kumuh kembali dan peningkatan kualitas permukiman kumuh menjadi kawasan yang lebih baik, manusiawi dan layak huni.

“Kedua langkah ini harus berjalan berbarengan. Tidak bisa berjalan satu satu. Harus berbarengan,” ujarnya.
Langkah pencegahan berkaitan dengan ketentuan-ketentuan yang menjadi pengendali agar kawasan kumuh tidak menjadi kumuh kembali. Seperti aturan Izin Mendirikan Bangunan (IMB), Peraturan Daerah (Perda) Penataan Kawasan dan peraturan lainnya yang dikeluarkan Pemprov DKI.

Kemudian, lanjutnya, dalam langkah peningkatan kualitas, ada tiga hal yang akan dilakukan. Pertama, melakukan perbaikan atau pemugaran kembali terhadap kawasan yang tidak terlalu kumuh atau tidak terlalu padat penduduknya.

Kedua, melakukan pengurangan kepadatan penduduk dan penataan bangunan terhadap kawasan kumuh sedang. Ketiga, melakukan peremajaan atau permukiman kembali pada kawasan yang sangat kumuh dan terlalu padat penduduknya.

“Hal ketiga ini, yang sekarang sedang kita lakukan di Kampung Pulo. Itu menjadi bagian dari penanganan dari peremajaan atau permukiman kembali. Warga Kampung Pulo dikembalikan ke Rusun Jatinegara Barat yang ada 16 lantai. Kita lakukan ini untuk meningkatkan kapasitas sungai dengan tujuan mengurangi banjir yang sering terjadi di kawasan itu,” jelasnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat, menyatakan optimistis Pemprov DKI dapat menghilangkan permukiman kumuh melalui program 100-0-100 pada tahun 2019. Karena Pemprov DKI serius ingin menata Kota Jakarta menjadi lebih baik, indah, dan tertata rapi.

“Masalah perkotaan selalu diikuti dengan persoalan kekumuhan. Termasuk di Ibu Kota. Padahal wilayah Ibu Kota tidak akan pernah bertambah, tetapi penduduknya bertambah terus. Otomatis ketersediaan lahan semakin terbatas. Akibatnya mereka menempati bantaran sungai, kolong jembatan, fly over. Kita mau tertibkan itu semua. Agar Jakarta bisa menjadi kota yang modern,” ungkapnya.

Lenny Tristia Tambun/CAH

(Sumber: http://www.beritasatu.com/megapolitan/302004-program-1000100-jadikan-kawasan-kumuh-tak-kumuh-lagi.html)

(dibaca 1880)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Kliping & Media Warga | Arsip Kliping & Media Warga | Print
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 6747, akses halaman: 6889,
pengunjung online: 6087, waktu akses: 0,031 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank