Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)
Warta
,
Selamat datang di website KOTAKU.
HomeWartaKliping & Media WargaWujudkan Pemukiman Layak Huni di Lhokseumawe
Bagi rekan pelaku dan pemerhati KOTAKU yang ingin mengirimkan tulisan partisipatif, silakan kirim berita/artikel/cerita/feature terkait kegiatan KOTAKU ke Redaksi: Email Redaksi

Tulisan yang dikirim berformat document word (.doc) disertai foto dan keterangan foto. Foto sebaiknya berformat .jpg atau .bmp, dikirimkan via email dan dilampirkan terpisah dari dokumen tulisan (tidak di dalam dokumen). Font tulisan Times New Roman ukuran 12, spasi single, 1 - 2 layar atau maksimal 2.500 karakter (tanpa spasi).

Atau, dapat langsung dikirim melalui web (klik "kirim"), syaratnya, Anda sudah terdaftar sebagai member web KOTAKU. Selanjutnya, bila tulisan tersebut dianggap layak, maka tunggu tanggal tayangnya di web KOTAKU.
Lhokseumawe, 28 Desember 2016
Wujudkan Pemukiman Layak Huni di Lhokseumawe

Diinformasikan oleh:
Siti Khadizah
Korkot Lhokseumawe
OSP 10 Provinsi Aceh
Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU)

Judul: Wujudkan Pemukiman Layak Huni di Lhokseumawe

Sumber: Asharnews.com

Edisi: 23 November 2016

ACEH, ASHARNEWS.com – Pemenuhan pelayanan dasar di bidang prasarana pekerjaan umum di kawasan permukiman adalah tugas dan fungsi dari Direktorat Jenderal Cipta Karya.  Sesuai dengan RPJMN 2015-2019 Direktoral Jenderal Cipta Karya berkomitmen untuk mewujudkan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan. Khususnya, di perkotaan dilaksanakan dengan pencegahan dan peningkatan kualitas permukiman kumuh. Salah satu perwujudan dari komitmen tersebut adalah Program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku).

Demikian disampaikan Koordinator Kota Lhokseumawe Program Kota Tanpa Kumuh (KOTAKU) Siti Khadizah, ST, kepada ASHARNEWS.COM, Selasa, 22 November 2016,  disela-sela kegiatan Lokakarya Khusus Percepatan Penanganan Kawasan Pemukiman Kumuh Kota Lhokseumawe, yang dibuka Asisten II Setdako Lhokseumawe, M. Rizal, di Aula Hotel Harun Square Lhokseumawe.

 
Kegiatan Lokakarya Khusus Percepatan Penanganan Kawasan
Pemukiman Kumuh Kota Lhokseumawe, dibuka Asisten II Setdako
Lhokseumawe, M. Rizal, di Aula Hotel Harun Square Lhokseumawe,
Selasa, 22 November 2016. (Ardi/AsharNews.com)

Dia mengatakan, berdasarkan SK Walikota Lhokseumawe, No. 342 Tahun 2014 Tentang penetapan Kawasan Kumuh dalam wilayah Kota Lhokseumawe pada 19 gampong dalam kondisi kawasan ringan, sedang dan berat dengan total luasan 200,90 hektar. Melalui hasil dokumen Perencanaan Kawasan Pemukiman Kumuh Perkotaan (RKPKP)  dan indikator tingkat kekumuhan, luasan kumuh dengan indikator kawasan kumuh menjadi 81,30 hektar di depalan gampong. “ Ke delapan gampong itu tertuang dalam SK Walikota Lhokseumawe No 442 tahun 2016 tentang Penetapan Lokasi Perumahan Kumuh dan Pemukiman dalam wilayah Kota Lhokseumawe,”ucapnya.

Sebut dia, pada 17 November 2016, telah dilakukan serahterima Perda Kumuh atau Qanun Kumuh Kota Lhokseumawe, tentang Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Terhadap Perumahan Kumuh dan Pemukiman Kumuh yang diberikan oleh Satker PKP Aceh kepada Sekda Kota Lhokseumawe, yang diwakili Asisten II Bidang Ekonomi dan Pembangunan Kota Lhokseumawe.

Selain itu, sambung dia, adapun pilot Kota Lhokseumawe masuk dalam 40 kabupaten/kota prioritas penanganan pusat tahun 2016, maka dalam strategi penanganan Perencanaan Skala Kota dan Skala Kawasan yang saat ini frimenya Kota Lhokseumawe terletak di Gampong Ulee Jalan, Ulee Blang Mane dan Bathupat Timur. (As2)

(dibaca 402)
KOMENTAR ANDA:
Kembali ke atas | Kirim komentar | Kirim Warta | Indeks Kliping & Media Warga | Arsip Kliping & Media Warga | Print
Jl. Penjernihan I No 19 F1 Lantai II,
Pejompongan Jakarta Pusat
Total pengunjung hari ini: 8555, akses halaman: 9100,
pengunjung online: 597, waktu akses: 0,047 detik.
Didukung oleh: World Bank & Islamic Development Bank